Agar Tidak Mengantuk Saat Mudik, Ahli Gizi IPB Sarankan Hindari Makanan Ini

Mudik lebaran kerap menjadi momen yang dinanti, namun perjalanan panjang kerap dihantui rasa kantuk yang membahayakan. Menariknya, pemicu kantuk tidak hanya berasal dari kelelahan, tetapi juga dari pilihan makanan sebelum dan selama perjalanan. Ahli Gizi dari Institut Pertanian Bogor (IPB) memberikan rekomendasi tegas: kita harus selektif memilih asupan agar tetap waspada di jalan.
Kaitan Langsung Antara Makanan dan Rasa Kantuk
Pertama-tama, kita perlu memahami bagaimana makanan mempengaruhi energi tubuh. Proses pencernaan membutuhkan energi dalam jumlah besar. Akibatnya, ketika kita mengonsumsi makanan tertentu, tubuh akan mengalirkan lebih banyak darah ke sistem pencernaan. Kondisi ini kemudian mengurangi aliran darah sementara ke otak dan otot, sehingga memicu rasa lelah dan mengantuk. Oleh karena itu, pemilihan menu makan sebelum mudik menjadi kunci utama.
Daftar Makanan Penyebab Kantuk yang Harus Dihindari
Berikutnya, ahli gizi IPB merinci beberapa jenis makanan yang sebaiknya kita hindari, terutama 2-3 jam sebelum memulai perjalanan mudik.
1. Makanan Tinggi Karbohidrat Olahan dan Gula
Kita sering menganggap nasi putih atau mi sebagai sumber energi cepat. Namun, kenyataannya justru sebaliknya. Makanan seperti nasi putih, roti tawar putih, pasta, dan kue-kue manis memiliki indeks glikemik tinggi. Tubuh akan mencerna makanan ini dengan sangat cepat, sehingga menyebabkan lonjakan gula darah yang tajam. Kemudian, tubuh melepaskan insulin dalam jumlah besar untuk menurunkannya. Akibatnya, terjadi penurunan gula darah (hipoglikemia reaktif) yang membuat kita lemas, pusing, dan sangat mengantuk.
2. Makanan Berlemak Tinggi dan Gorengan
Selain itu, makanan berlemak tinggi memerlukan waktu pencernaan yang lebih lama. Coba bayangkan, tubuh harus bekerja ekstra keras untuk memecah lemak dari makanan seperti gorengan, rendang bersantan kental, atau fast food. Proses panjang ini tidak hanya membuat perut terasa berat, tetapi juga menguras energi tubuh secara signifikan. Alhasil, rasa kantuk dan lesu pun sulit untuk dihindari di tengah perjalanan mudik.
3. Makanan dengan Porsi Sangat Besar
Prinsipnya, semakin besar porsi makan, semakin berat pula kerja sistem pencernaan. Makan dalam porsi jumbo atau kalap justru menjadi jebakan yang sering kita abaikan. Meskipun menu yang disantap tergolong sehat, porsi yang berlebihan tetap akan memicu kantuk. Maka dari itu, selalu utamakan makan dalam porsi sedang atau kecil sebelum berkendara.
4. Minuman Manis dan Bersoda
Sementara itu, minuman kemasan manis, es teh manis, atau minuman bersoda memberikan efek serupa dengan karbohidrat olahan. Minuman ini mengandung gula tambahan dalam kadar tinggi. Gula tersebut akan diserap tubuh secara instan, memicu roller coaster gula darah, dan akhirnya berujung pada kelelahan. Selain itu, minuman bersoda sering menyebabkan kembung dan rasa tidak nyaman di perut.
5. Alkohol dan Obat-Obatan Tertentu
Jelas sekali, alkohol merupakan depresan sistem saraf pusat yang langsung memicu rasa kantuk. Namun, perlu diingat juga bahwa beberapa jenis obat flu atau alergi yang dijual bebas memiliki efek samping mengantuk. Selalu baca label kemasan dengan saksama jika harus mengonsumsinya sebelum mudik.
Lalu, Apa yang Sebaiknya Kita Konsumsi?
Di sisi lain, bukan berarti kita harus berpuasa sebelum berangkat. Ahli gizi justru menganjurkan konsumsi makanan yang memberikan energi stabil. Pilihlah sumber karbohidrat kompleks seperti nasi merah, ubi, atau oatmeal yang dicerna tubuh secara perlahan. Kemudian, kombinasikan dengan protein tanpa lemak seperti dada ayam panggang, telur, atau tempe, serta sayuran yang kaya serat. Kombinasi ini akan menjaga kadar gula darah tetap stabil dan energi kita bertahan lebih lama.
Tips Praktis Menyiapkan Bekal Mudik Anti-Kantuk
Selanjutnya, kita bisa menerapkan strategi praktis ini untuk menyiapkan bekal mudik yang menyehatkan dan menyegarkan.
Utamakan Makan Sebelum Berangkat
Pertama, usahakan makan berat utama 2-3 jam sebelum berkendara. Beri waktu bagi tubuh untuk mencerna sebagian besar makanan. Dengan begitu, saat berada di perjalanan, sistem pencernaan tidak lagi bekerja terlalu berat.
Siapkan Camilan Sehat di Perjalanan
Selama perjalanan, siapkan camilan sehat untuk mengganjal lapar. Contohnya, buah potong (apel, pir), kacang almond atau edamame rebus, yoghurt tanpa gula, atau sandwich gandum dengan isian sayur dan daging tanpa lemak. Camilan ini akan memberikan energi tambahan tanpa membuat mengantuk.
Jaga Hidrasi dengan Air Putih
Selain itu, dehidrasi ringan sering kali menimbulkan gejala lelah dan sulit berkonsentrasi. Karena itu, minumlah air putih secara berkala selama perjalanan. Hindari mengandalkan minuman manis atau berkafein berlebihan karena justru dapat menyebabkan dehidrasi dan energi drop setelahnya.
Batasi Konsumsi Kafein
Memang, kopi atau teh dapat memberikan dorongan kewaspadaan sementara. Namun, konsumsi berlebihan justru menyebabkan gelisah, jantung berdebar, dan diikuti crash atau rasa lelah yang lebih parah. Jika mengonsumsi kafein, batasi hanya satu cangkir dan minumlah di awal perjalanan.
Kesimpulan: Mudik Aman Dimulai dari Piring Kita
Pada akhirnya, keselamatan selama mudik sangat bergantung pada kondisi fisik pengemudi dan seluruh penumpang. Dengan menghindari makanan tinggi gula, lemak, dan karbohidrat olahan, kita secara proaktif mencegah serangan kantuk berbahaya. Sebaliknya, pilihlah makanan bergizi seimbang dengan porsi tepat dan tetap terhidrasi. Dengan strategi ini, perjalanan mudik pun akan terasa lebih nyaman, segar, dan yang terpenting, aman sampai tujuan. Mari kita jadikan momen pulang kampung ini sebagai kenangan indah tanpa gangguan kantuk yang mengancam.
Baca Juga:
Helikopter hilang di Kalimantan Tim SAR Di kerahkan



